Indeks Pembangunan Gender (IPG) adalah ukuran keberhasilan pembangunan yang mempertimbangkan gender. IPG merupakan rasio antara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Perempuan dan Laki - Laki. IPG mengukur pencapaian pembangunan dalam dimensi yang sama dengan IPM, namun lebih fokus pada kesenjangan pembangunan antara laki - laki dan perempuan. Semakin mendekati 100, maka semakin kecil kesenjangan pembangunan yang terjadi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tulang Bawang, Indeks Pembangunan Gender Kabupaten Tulang Bawang dimulai dari tahun 2010 dan berjalan setiap tahun dalam pengukuran indeks tersebut. Rekapitulasi Indeks Pembangunan Gender Kabupaten Tulang Bawang dapat dilihat di Tabel Berikut :
Tahun | Indeks Pembangunan Gender (IPG) | Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) |
2010 | 59,54 | 59,97 |
2011 | 60,41 | 60,22 |
2012 | 61,33 | 58,43 |
2013 | 86,99 | 57,88 |
2014 | 87,39 | 59,96 |
2015 | 88,08 | 65,43 |
2016 | - | - |
2017 | 88,51 | 62,78 |
2018 | 88,69 | 62,52 |
2019 | 89,17 | 65,94 |
2020 | 89,31 | 64,10 |
2021 | 89,56 | 64,76 |
2022 | 90,18 | 66,95 |
2023 | 90,26 | 66,97 |
)*Sumber Data : BPS Tulang Bawang
Untuk tahun 2024, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak masih menunggu hasil publikasi dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Tulang Bawang